Rantauprapat – SMA Negeri 3 Rantau Utara menggelar kegiatan Projek Antar Mata Pelajaran (Mapel) dengan mengangkat tema Budaya Melayu sebagai upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya daerah. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh Ibu Bupati Labuhanbatu, Dr. Maya Hasmita, S.PoG, MKM, yang turut memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat para siswa.

Acara yang diikuti oleh seluruh warga sekolah ini menampilkan berbagai hasil karya dan pertunjukan siswa yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema besar, yakni pelestarian budaya Melayu. Beragam penampilan seni tradisional, pameran hasil karya, kuliner khas Melayu, hingga presentasi edukatif tentang nilai-nilai budaya menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.

Kepala SMA Negeri 3 Rantau Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa projek antar mata pelajaran ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, kreativitas, serta pemahaman peserta didik terhadap budaya lokal.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Melayu sebagai bagian dari identitas daerah yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Bupati Labuhanbatu, Dr. Maya Hasmita, S.PoG, MKM, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, para guru, dan siswa yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif sekaligus inspiratif tersebut.

Menurutnya, budaya Melayu memiliki nilai luhur yang perlu diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat. Ia juga menilai kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat rasa bangga terhadap budaya daerah.

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas para siswa dan dedikasi para guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif melalui tema budaya Melayu. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara yang menarik dan relevan bagi generasi muda,” ungkapnya.

Suasana kegiatan berlangsung semarak dengan antusiasme siswa yang mengenakan busana adat Melayu serta menampilkan berbagai karya hasil kolaborasi antar mata pelajaran. Kehadiran Ibu Bupati Labuhanbatu menambah semangat para peserta yang berkesempatan memperkenalkan hasil projek mereka secara langsung.

Melalui gelar projek ini, SMA Negeri 3 Rantau Utara berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *