Rantauprapat – SMA Negeri 3 Rantau Utara sukses menggelar kegiatan Projek Antar Mata Pelajaran (Mapel) dengan mengusung tema “Budaya Melayu sebagai Warisan yang Harus Dilestarikan”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta pemahaman mereka terhadap budaya lokal melalui berbagai karya dan pertunjukan yang edukatif.

Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk kehadiran Syahrial Nazli, S.H yang hadir mewakili Universitas Al Washliyah Labuhanbatu. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan dunia pendidikan tinggi terhadap upaya pelestarian budaya yang dilakukan oleh generasi muda.

Berbagai hasil projek yang dipamerkan siswa menampilkan kekayaan budaya Melayu, mulai dari busana adat, kuliner tradisional, seni tari, musik Melayu, hingga presentasi mengenai sejarah dan nilai-nilai budaya yang berkembang di tengah masyarakat. Seluruh karya merupakan hasil kolaborasi antar mata pelajaran yang mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan, dan karakter peserta didik.

Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan projek antar mapel ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap budaya daerah sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan bekerja sama dalam menyelesaikan sebuah projek.

Sementara itu, Syahrial Nazli, S.H mengapresiasi semangat dan kreativitas para siswa dalam mengangkat tema budaya Melayu melalui berbagai karya yang ditampilkan. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah. Ini merupakan langkah positif dalam membangun generasi yang berkarakter dan mencintai warisan budayanya,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa tampak bangga menampilkan hasil karya mereka di hadapan tamu undangan, guru, serta rekan-rekan sesama peserta didik. Penampilan seni budaya Melayu yang dibawakan siswa turut memukau para pengunjung dan menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran tersebut.

Melalui kegiatan Projek Antar Mata Pelajaran bertema Budaya Melayu ini, SMA Negeri 3 Rantau Utara menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat karakter peserta didik dalam menghadapi tantangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *